Langsung ke konten utama

LAYANAN SIRKULASI

SISTEM LAYANAN SIRKULASI
Oleh: Winda Syarifah Aini

Menurut Lisda Rahayu dkk (2014: 16 (Rahayu, 2014)), Layanan sirkulasi ialah dalam layanan ini pemustaka yang sudah menjadi anggota perpustakaan dapat meminjam, mengembalikan, atau memperpanjang peminjaman bahan pustaka yang masih dibutuhkan.

Di beberapa perpustakaan, peminjam dapat memperpanjang peminjaman bahan pustaka melalui telepon atau e-mail, hanya dengan menyebutkan nomor anggota, batas pengembalian bahan pustaka, dan nomor panggil bahan pustaka yang dipinjam.
Sistem pelayanan menurut Qalyudi dkk (2003: 222-223) bahwa pelayanan di perpustakaan lazimnya menggunakan dua sistem, yaitu sebagai berikut:

🔵Terbuka (Open Access)
Sistem terbuka membebaskan pengunjung ketempat koleksi perpustakaan dijajakan. Mereka dapat melakukan browsing atau membuka-buka, melihat–lihat, mengambil sendiri. Ketika bahan tidak cocok, mereka dapat memilih bahan lain yang hampir sama atau bahkan yang berbeda.

😊Keuntungan sistem terbuka :
✔Pemakai dapat melakukan browsing (melihat-lihat koleksi sehingga mendapatkan pengetahuan yang beragam).
✔Memberi kepuasan kepada pengguna karena pengguna dapat memilih sendiri koleksi yang sesuai dengan kebutuhannya.
✔Tenaga yang dibutuhkan tidak banyak.

😟Kelemahannya :
✅Pemakai banyak yang salah mengembalikan koleksi pada tempat semulaseh inggakoleksi bercampur aduk.
✅ Petugas setiap hari harus mengontrol rak-rak untuk mengetahui buku yang salah letak.
✅Kehilangan koleksi relatip besar.

🔵Tertutup (Closed Access)
Di dalam sistem tertutup pengunjung tidak diperkenankan masuk ke rak-rak buku untuk membaca ataupun mengambil sendiri koleksi perpustakaan. Pengunjung hanya dapat membaca atau meminjam melalui petugas yang akan mengambilkan bahan pustaka untuk para pengunjung.

😊  Keuntungan sistem tertutup :
✔Koleksi akan tetap terjaga kerapianya.
✔Koleksi yang hilang dapat diminimalkan.

😟  Kelemahannya :
✅Banyak waktu yang diperlukan untuk memberikan pelayan.
✅Banyak waktu yang diperlukan untuk mengisi formulir dan menunggu bagi yang mengembalikan bahan-bahan pustaka.
✅Sejumlah koleksi tidak pernah disentuh atau dipinjam.

DAFTAR PUSTAKA
Hutasoit, H. R. (2012). Pelayanan Sirkulasi Perpustakaan IAIN Sumatera Utara. Jurnal Iqra', 79-80.
Qolyuby, S. (2003). Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta.
Rahayu, L. (2014). Layanan Perpustakaan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Literasi Informasi dan Berita Hoax

Zaman sudah semakin menepakkan sayapnya ke jenjang era modern. Tidak heran jika teknologi sekarang semakin canggih. Dengan kecanggihan tersebut orang-orang sebagai konsumen semakin mudah mendapatkan berita atau informasi yang diinginkan. Menurut American Library Association  (ALA), literasi informasi merupakan serangkaian kemampuan yang dibutuhkan seseorang untuk menyadari kapan informasi dibutuhkan dan kemampuan untuk menempatkan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang dibutuhkan secara efektif. [Sumber:  https://id.m.wikipedia.org/wiki/Literasi_informasi#cite_note-2 Diakses pada 10/08/2020 ] Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa seseorang yang memiliki kemampuan membutuhkan informasi, harus menempatkan serta mengevaluasi informasi yang di dapat secara efektif. Mengapa demikian?  Dikarenakan zaman sudah mulai menciptakan media-media atau teknologi dalam penyebaran informasi, sangat mudah bagi seseorang dalam mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Te...